“Uugh, rasanya ga bisa ngerjain ujian tadi deh. Kenapa sih belajar itu susah?”
Memang susah jadi remaja. Selain adanya aktivitas segudang, peer pressure,
dan pengaruh hormon, kita masih disibukkan oleh tugas sekolah yang
menggunung. Belum lagi ortu yang selalu mengingatkan kita untuk belajar.
Belajar kerapkali menjadi momok yang menakutkan buat kita. Sebenarnya
hal itu cukup wajar. Pasalnya, penelitian menunjukkan bahwa ketika
memasuki usia remaja, jumlah reseptor kimia yang menghambat aktivitas
otak di area yang berperan dalam pembelajaran meningkat pesat.
Akibatnya, kemampuan kita untuk belajar bahasa asing berkurang, kita
merasa kesulitan dalam mengingat tempat dan lokasi baru, kemampuan
kognitif kita pun menurun! Uniknya, penurunan kemampuan belajar ini
hanya terjadi di usia remaja saja. Ketika kita beranjak dewasa, jumlah
reseptor kimia yang menghambat aktivitas pembelajaran di otak akan
kembali menurun sehingga kemampuan belajar kita kembali normal.
Namun demikian, jangan lantas berputus asa! Penelitian menunjukkan
bahwa meningkatkan aktivitas otak dapat membantu mengatasi hambatan yang
muncul dalam belajar. So, jangan ragu untuk terus mengasah otak kita!
Perbanyak olahraga dan les. Permainan rubics cube dan Sudoku
pun dapat dicoba. Jangan lupa mengonsumsi nutrisi seimbang untuk
menunjang aktivitasmu! Dengan nutrisi yang tepat dan seimbang, belajar
bukan lagi hambatan. Konsumsilah susu HiLo Teen 2x sehari! HiLo Teen
mengandung vitamin B1 dan B2 yang berperan mengubah karbohidrat menjadi
energi, sehingga mendukung aktifitas belajar kamu. Selain itu, kandungan
kalsium tinggi dalam HiLo Teen juga akan membantu kamu untuk tumbuh ke
atas, ga kesamping!
References:
- Shen, Hui, et. al. 2010. A Critical Role for α4βδ GABAA Receptors in Shaping Learning Deficits at Puberty in Mice. Science 327: 1515-1518.
sumber: @HiLoTeen


















0 komentar:
Posting Komentar